Hampir semua pelamar pekerjaan yang mencari informasi melalui media koran seringkali terjebak dengan iming-iming pekerjaan yang mudah dengan penghasilan yang wah dan ternyata malah jadi korban penipuan.
Tips ini diberikan oleh seorang teman yang kebetulan pernah mengalami sendiri menjadi pelamar di perusahaan abal-abal.
Ciri-ciri perusahaan abal-abal:
- Tidak mencantumkan nama perusahaan pada iklan lowongan pekerjaan. Biasanya mencantumkan nama GM/Manager HRD, no.tlp, serta alamat perusahaan.
- Mengaku sebagai perusahaan yang sedang membuka banyak branch di berbagai daerah sehingga membutuhkan banyak karyawan baru. (Kalo yang ini mungkin hanya dilakukan oleh beberapa perusahaan abal-abal)
- Tidak mencantumkan NPWP perusahaan dengan berbagai alasan.
- Iming-iming gaji besar dengan pekerjaan yang gampang.
- Tidak melakukan psikotest, test tertulis dan test kesehatan.
- Walk in interview dan langsung diterima tanpa wawancara secara detail.
- Ada biaya tertentu dengan alasan untuk training.
- Pelamar tidak diperkenankan membaca Surat Perjanjian, kontrak kerja dan SPWK sebelum membayar sejumlah uang yang telah ditentukan perusahaan.
- Setelah dinyatakan diterima, manager atau HRD tidak memberikan kartu nama kepada pelamar. Biasanya pelamar yang telah dinyatakan diterima oleh perusahaan akan diberi kartu nama manager atau HRD perusahaan.
Tips menghindari penipuan dari perusahaan tipu2:
- Tanyakan NPWP.
- Mintalah kartu nama manager atau HRD perusahaan.
- Jangan mau membayar sejumlah uang yang diminta perusahaan, walaupun perusahaan mengatakan boleh DP dulu.
- Cari info tentang perusahaan sebelum melakukan test kerja.
Semoga informasi ini bisa menjadikan teman-teman yang sedang berusaha mencari pekerjaan lebih waspada terhadap jebakan dari perusahaan abal-abal.
Selamat mencari pekerjaan dengan hati ikhlas dan gembira.
Share
Setuju, Mas Whellly..
Skrg byk perusahaan palsu,
cm nyari untung dr para pencari kerja..
Jangan sampai tertipu!!!